Ciri-ciri Akun WhatsApp di Hack

WhatsApp merupakan salah satu aplikasi pesan yang sangat populer di indonesia maupun di dunia, aplikasi tersebut selain dapat digunakan untuk mengirim pesan juga dapat melakukan telpon maupun video call. Terdapat beberapa fitur tambahan yang mendukung dalam hal komunikasi diantaranya dapat mengirim pesan suara, mengirim foto, vidio dan dokumen maupun file.

Aplikasi pesan tersebut banyak digunakan oleh beberapa kalangan mulai dari remaja, dewasa, artis hingga pejabat negara menggunakan aplikasi tersebut. Tersedia nya fitur status juga dapat menarik pengguna dalam menggunakan WhatsApp, namun akhir-akhir ini pada aplikasi WhatsApp marak terjadi peretasan/pembajakan.

Hal tersebut dilakukan baik oleh orang terdekat yang memiliki tujuan untuk mengetahui kegiatan WhatsApp kita, maupun dilakukan oleh orang lain yang bertujuan untuk hal-hal yang bersifat kriminal.

Peretasan yang dilakukan oleh orang yang tidak bertanggung jawab biasanya akan mengambil sebuah percakapan dengan mengamati serta memahami percakapan tersebut, sehingga dapat mengambil data-data yang di perlukan untuk sebuah kriminal seperti penipuan yang menggunakan akun pengguna.

Kewaspadaan kita perlu di tingkatkan karena sangat merugikan bagi kita, ada beberapa tanda atau ciri-ciri peretasan/pembajakan pada akun WhatsApp kita. Berikut ini Fiotekno.com akan mengulas dan juga membahas mengenal ciri-ciri pembajakan pada WhatsApp.

Baca juga: Cara Aktifkan Hapus Pesan WhatsApp secara Otomatis

Ciri-Ciri Akun WhasApp Yang di Bajak

Ciri-ciri Akun WhatsApp di Hack

Apabila akun WhatsApp milik kita di bajak oleh pasangan maupun orang lain memanglah sesuatu hal yang sangat menyebalkan, hal ini membuat pesan kita tidak privasi. Namun untuk mengetahui akun WA kita dibajak berikut ini ciri-cirinya.

Tiba-Tiba Akun Keluar Sendiri

Apabila WhatsApp yang kita gunakan melakukan log out dengan sendiri, maka hal tersebut patut kita curigai dengan aktifitas peretasan pada aplikasi WhatsApp kita.

Karena pada dasarnya aplikasi WhatsApp tidak dapat digunakan dengan 2 ponsel, selain itu juga untuk melakukan Log in pada WhatsApp biasanya harus registrasi atau mendapatkan kode OTP dahulu dengan mengirim kan ke nomor ponsel yang digunakan.

Apabila kita mendapat kan SMS/notifikasi untuk kode OTP dari WhatsApp maka sudah pasti akun kita di retas oleh pengguna lain.

Ada Pesan Terkirim Sendiri

Ciri lain yang kedua adalah, terdapat pesan asing yang terkirim namun kita tidak merasa mengirim pesan tersebut ke tujuan. Hal tersebut juga menjadi salah satu ciri yang harus kita waspadai mengingat pesan tersebut terkirim tanpa sepengetahuan kita.

Pesan Telah di Baca

Aplikasi WhatApp memang pada dasar nya memiliki fitur untuk melakukan kloning pada WhatApp dengan menggunakan kode QR, hal ini biasanya sering digunakan oleh mereka yang sering bekerja seharian menggunakan PC/Laptop untuk memudahkan obrolan WhatsApp tanpa membuka ponsel.

Namun hal ini juga dapat dilakukan oleh merak menggunakan ponsel melalui aplikasi pihak ke tiga. Apabila Whatsapp kita sedang dilakukan kloning oleh orang lain, terdapat ciri-ciri yaitu pesan yang belum kita baca namun sudah terbuka terlebih dahulu.

Hal ini bisa di tandai dengan bulatan dan logo angka (berapa pesan yang kita terima) dan memiliki warna biru pada sisi sebelah kanan pengirim. Ini juga terjadi karena peretas akan terlebih dahulu membuka pesan tersebut.

Online Sendiri

Ciri lain yang dapat kita ketahui yaitu mengetahui WhatsApp kita Online atu tidak dengan cara melihat menggunakan perangkat ponsel milik teman, apabila WhastApp kita sedang online maka dapat dipastikan bahwa WhatsApp sudah di retas atau dibajak orang lain.

WhatsApp Web Aktif

Hal lain yang harus kita ketahui yaitu dengan mengetahui WhatsApp web kita dalam kondisi aktif atau tidak, Apabila WhatsApp web dalam kondisi aktif dan tertera perangkat yang menggunakannya maka sesegera mungkin harus kita nonaktifkan.

Kecuali kita sendiri yang lupa menonaktifkan setelah menggunakannya setelah bekerja/menggunakan dengan komputer. Cara untuk mengetahui WhatsApp Web kita aktif atau tidak yaitu mengeceknya dengan cara klik titik tiga yang ada pada pojok kanan atas pada aplikai WhatsApp, lalu klik WhatsApp web dan apabila aktif dan terdapat perangkat yang tersedia maka nonaktifkan/Logout.

Itulah beberapa ciri yang harus kita ketahui WhatsApp kita di bajak atau tidak, selain itu juga penggunakan kuota yang tidak wajar dan terdengar suara bising ketika kita sedang melakukan telephone bisa menjadi ciri lain. Nah, untuk menghidari hal tersebut kita dapat melakukan pencegahan dengan cara berikut:

Baca juga: Cara Menyadap WhatsApp Pacar menggunakan Aplikasi

Cara Mengamankan Akun WhatsApp Agar tidak di Bajak

Peretasan dalam aplikasi WhatsApp merupakan hal yang sangat merugikan, terlebih data maupun chat yang ada dalam aplikasi tersebut diambil. Untuk mengetasinya berikut ini merupakan caranya.

Log Out/Keluar WhatsApp Web

Apabila kita megetahui aktivitas WhatsApp yang mencurigakan dan tidak seperti biasanya, kita dapat mengecek WhatsApp web dan melakukan LogOut apabila terdapat perangkat yang menggunakan WhatsApp kita dengan langkah seperti di atas.

Aktifkan Pindai Sidik Jari

Cara untuk mengamankan Aplikasi WhatsApp kita dapat menggunakan pengamanan aplikasi dengan sidik jari, hal ini bisa dilakukan apabila pengguna WhatsApp pada perangkat ponselnya memiliki fitur kunci sidik jari.

Untuk cara mengaktifkannya kita dapat klik titik tiga yang terdapat pada pojok kanan atas aplikasi WhatsApp dan pilih setelan, kemudian kita pilih akun dan juga pilih privasi, selanjutnya scroll kebawah dan klik Kunci sidik jari dan aktifkan.

Dengan begitu kita dapat melindungi aplikasi WhatsApp kita dari teman maupun orang dekat kita yang iseng ingin menyadap.

Aktifkan Fitur Dua Faktor

Selain dengan menggunakan cara pindai sidik jari, kita juga dapat melakukannya dengan cara mengektifkan fitur dua langkah yang terdapat pada aplikasi WhatsApp, hal ini bisa menjadi langkah melindungi aplikasi WhatsApp kita dari orang yang tidak bertanggung jawab.

Berikut langkahnya.Yang pertama kita lakukan klik titik tiga yang berada pada pojok kanan atas, kemudian kita pilih setelan. Lalu kita dapat pilih akun dan klik Verifikasi dua langkah.

Selanjutnya kita dapat Aktifkan verifikasi dua langkah tersebut. Kemudian kita akan diminta 6digit PIN yang dikirimkan melalui nomor ponsel yang kita gunakan sebagai akun WhatsApp.

Nonaktifkah Akun WhatsApp

Apabila sudah terlanjur di retas akun kita, maka cara yang terakhir dapat dengan menonaktifkan sementara akun kita maupun secara permanen dengan cara mengirimkan email ke dukungan WhatsApp di support@whatsapp.com.

Pada email tersebut kita dapat menuliskan keterangan hilang maupun di curi, dan ingin melakukan nonaktif akun.Apabila penonaktifan nya sudah selesai, maka kita memiliki jeda waktu 30hari untuk dapat mengaktifkannya kembali akun kita sebelum benar-benar di nonaktifkan secara permanen oleh WhatsApp.

Baca juga: Hp yang tidak Bisa Gunakan Aplikasi WhatsApp Tahun 2021

Akhir Kata

Itulah ciri-ciri yang dapat kita ketahui apakah WhatsApp kita telah di retas maupun tidak, pada ulasan di atas juga dapat kita cegah dengan melakukan beberapa hal agar akun kita tetap terlindungi dari peretasan maupun pembajakan. Apabila anda sedang terjadi peretasan maka anda bisa melakukan langkah seperti di atas, selamat mencoba dan semoga berhasil.

Untuk informasi lengkap mengenai WhatsApp bisa klik di Fiotekno.com.

Tinggalkan komentar